Rabu, 12 Maret 2014

SEPUTAR PENYAKIT BRONKITIS

Penyakit Bronkitis merupakan sebuah penyakit yang terjadi karena adanya peradangan pada cabang tenggorokan dan penyakit ini yang akan menghubungkan pada saluran bronchial paru-paru. Peradangan yang terjadi tersebut akan menimbulkan iritasi pada lapisan tipis kemudian mulai menjadi membesar dan bengkak, sehingga dapat menutupi saluran udara dari trakea ke paru-paru. Penyakit Bronkitis biasanya memiliki sifat yang ringan dan dengan sendirinya akan sembuh serta bisa juga bersifat serius, dalam artian bahwa butuh keterangan dan penanganan secara khusus dari dokter secara langsung.
Penyakit Bronkitis ini bisa terjadi pada siapa saja dan dapat pula diserang oleh anak-anak bahkan dapat pula pada usia balita. Apabila tidak segera ditangani secara medis maka akibatnya pun akan meningkat atau bertambah parah. Saluran pernafasan yang menyempit tersebut disertai dengan munculnya lendir dan dahak sehingga akan dapat menimbulkan terjadinya efek batuk dan rasa sakit pada tenggorokan.

Penyebab

Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia)
Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernapasan menahun. Infeksiberulang bisa merupakan akibat dari:
·         Sinusitis kronis
·         Bronkiektasis
·         Alergi
·         Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.
Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh:
·         Berbagai jenis debu
·         Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
·         Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
·         Tembakau dan rokok lainnya.

Gejala

Gejalanya berupa:
·         batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
·         sesak napas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
·         sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu)
·         bengek
·         lelah
·         pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
·         wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
·         pipi tampak kemerahan
·         sakit kepala
·         gangguan penglihatan.
Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.
Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.
Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.

Sesak napas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi napas mengi, terutama setelah batuk. Bisa terjadipneumonia.

1 komentar:

Cara Install dan Konfigurasi Samba Server di Ubuntu

Cara Install dan Konfigurasi Samba Server di Ubuntu  - Postingan kali ini tentang " cara install dan konfigurasi samba di ubuntu 12.04...