Selasa, 16 Mei 2017

Konfigurasi DHCP Server di Debian 7



Cara Konfigurasi DHCP Server di Debian 7



DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) yaitu protokol yang berbasis arsitektur client/server yang digunakan untuk mempermudah

pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Suatu jaringan lokal yg tidak memakai DHCP mesti memberi alamat IP pada seluruhnya computer dengan cara manual. Bila DHCP dipasang di jaringan lokal, jadi seluruhnya computer yang tersambung di jaringan bakal memperoleh alamat IP dengan cara automatis dari server DHCP. Terkecuali alamat IP, banyak parameter jaringan yang bisa didapatkan dari DHCP, seperti default gateway serta DNS server. 
Pada kesempatan ini saya akan mengulas langkah Konfigurasi DHCP Server di debian.
Seperti biasa pertama - tama setting IP address seperti ini



Lalu restart network
root@tekaje:~# service netwokring restart
Kemudian Proses Installasi
1. Masukkan DVD 2 
kemudian ketik perintah berikut
root@tekaje:~# apt-cdrom add
2. Install DHCP Server 
root@tekaje:~# apt-get install dhcp3-server
3. Setiap saat installasi dhcp server, bakal nampak pesan failed. Hal semacam ini karena, Ip Address kita tak pas dengan Ip Address pada file konfigurasi Default dhcp3-server. Biarlah saja, kelak bakal normal sendiri.



Tahap Konfigurasi
4. File yang bakal kita konfigurasi yaitu dhcp.conf yang disebut file dari dhcp3-server. ketikan perintah 
root@tekaje:~# nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
5. mencari #A slightly different configuration for an internal subnet di dhcpd. conf, kerjakan konfigurasi seperti gambar di bawah.



6. Bila dalam computer itu ada dua atau lebih Ethernet. Jadi mesti kita yakinkan, Ethernet mana yang bakal memperoleh service DHCP Server. Karenanya, ubah file default dhcp seperti berikut.
root@tekaje:~# nano /etc/default/isc-dhcp-server



Isi eth0 atau eth1 sesuai sama ethernet yg bakal di pakai untuk service dhcp server 
7. Restart DHCP Server
root@tekaje:~# service isc-dhcp-server restart
8. ganti settingan ip address client jadi Obtain Ip Address Automaticaly 
9. Konfigurasi selesai, inilah hasilnya



Konfigurasi TCP / IP di Debian



Konfigurasi TCP / IP di Debian -  Konfigurasi TCP/IP adalah hal yang paling dasar dilakukan ketika kita belajar tentang Debian ini.

Peralatan yang dibutuhkan adalah :

1.    2 Buah PC/Laptop - 1 Server dan 1 Klien
2.    Kabel UTP ( Cross over)
3.    ISO Debian 6 / DVD Debian 6
4.    Vmware, Virtual Box atau virtual mesin yang lainnya

Pada konfigurasi awal  sampai akhir nanti kita otomatis menggunakan 2 Klien, 1 Komputer yang digunakan sebagai server terdapat 1 Server dan 1 Klien (Server=Debian dan Klien=Windows 7) dan yang Klien kedua dari Laptop atau PC lain.

SETTING UNTUK KOMPUTER SERVER
Kali ini kami menggunakan Vmware untuk menjalankan konfigurasi debian ini, dan menggunakan alamat IP Address 200.150.3.1 / 28. Langsung saja kita konfigurasi tcp/ip sebagai berikut :
1.        Setelah Debian 6 terinstal,
2.       Login akun anda dulu, kemudian masuk “su” dan masukkan password anda lagi atau langsung memakai “root” juga bisa.
3.        Lalu masukkan perintah untuk mengatur ip :
       pico /etc/network/interfaces
 

4.        Setelah masuk ke filenya, ganti :
       allow-hotplug menjadi auto 
dhcp menjadi static

5.        lalu tambahkan :
       address 200.150.3.1
       netmask 255.255.255.240
       gateway 200.150.3.1
       network 200.150.3.0
       broadcast 200.150.3.15

6.        Save dengan CTRL-X, Y, dan restart network :
       /etc/init.d/networking restart

7.        Ketikkan perintah  ifconfig untuk melihat IP anda

8.   Lalu keluarkan kursor debian anda (CTRL+ALT) dan buka “Network and Sharing Center” pada windows :

·         Pada pilihan Network Local Area Connection (LAN) dan Vmware Network Adapter 1- Buka TCP/IP 4 – Obtain an IP Address automatically
·         Vmware Network Adapter 8 : Isikan alamat IP address klien anda contohnya : 200.150.3.2 dengan subnet mask 255.255.255.240


9.        Lalu OK, dan masuk kembali pada debian server anda dan coba ping klien 1 tersebut
       ping 200.150.3.2


10.    Kemudian agar Server Debian, Klien 1 dan Klien 2 dapat terhubung ubahlah Network Adapter pada Vmware menjadi “Bridge Adapter”.


·         Kalau hanya menggunakan 1 Komputer yang didalamnya terdapat 1 Klien Pilih “NAT” atau Custom : Vmnet 8 (NAT) 
·          Ganti ke Bridge apabila anda menghubungkan 2 komputer


 11.    Selesai untuk Server dan Klien 1.
SETTING DAN CEK PADA KOMPUTER KLIEN
1.        Buka Network and Sharing Center pada windows Vmware Network Adapter 1 dan Vmware Network Adapter 8 - Buka TCP/IP 4 – Obtain an IP Address automatically
2.        Local Area Connection (LAN) - Buka TCP/IP 4 – Isikan alamat IP address klien anda contohnya : 200.150.3.3 dengan subnet mask 255.255.255.240
( IP Address Tidak boleh sama dengan server dan Klien 1)




3.        OK, dan selanjutnya buka Commad Prompt(CMD)  pada Klien 2 dan masukkan perintah ping 200.150.3.1untuk mengetes jaringan ke server terhubung atau tidak.





4.        Dan hasilnya terhubung.
5.        Itulah Cara konfigurasi TCP/IP pada debian, sangat mudah bukan untuk kita pelajari.
CATATAN :
Apabila disaat anda menguji jaringan diatas (ping), namun belum terhubung (RTO atau Unreachable) maka hal yang anda lakukan adalah MEMATIKAN FIREWALL di Windows (baik Server mapun klien)
Buka Network and Sharing Center – Windows Firewall – Turn Windows Firewall on or off – Turn off firewall.dan konfigurasipun selesai semoga bermanfaat.
 g


Cara Install dan Konfigurasi Samba Server di Ubuntu

Cara Install dan Konfigurasi Samba Server di Ubuntu  - Postingan kali ini tentang " cara install dan konfigurasi samba di ubuntu 12.04...